Sunday, 29 September 2013

Priyo, Anggota Dewan Paling Aspiratif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Institut Riset Indonesia (Insis) Mochtar W Oetomo mengatakan,  berdasarkan survei yang dilakukan lembaganya Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso dinilai sebagai anggota dewan yang paling aspiratif.
Ia dinilai sering mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat. Berdasarkan survei, terang Mochtar, anggota dewan paling aspiratif diduduki Priyo Budi Santoso pada peringkat pertama dengan presentase 6,91 persen, disusul Rieke Dyah Pitaloka 6,16 persen, Ganjar Pranowo 5,6 persen, Taufik Kurniawan 4,67 persen, Budiman Sudjatmiko 3,92 persen, Mahfudz Siddiq 3,45 persen, Ahmad Muqowam 2,89 persen, Ahmad Muzani 2,52 persen, dan Eko Hendro Purnomo 2,14 persen.

Kategori aspiratif, ujar Mochtar, diukur dari bagaimana publik mengetahui sikap aspiratif anggota dewan tersebut dari berbagai sumber informasi. Sumber informasi itu baik dari TV, surat kabar, atau interaksi antara responden dengan anggota dewan saat turun menyapa konstituennya di dapil-dapil.

Sebenarnya, kata Mochtar, penentu utama penilaian aspiratif atau tidaknya seorang anggota dewan adalah faktor rajin atau tidaknya mereka turun ke  dapil. "Faktor media atau pemberitaan bukan faktor utama," katanya.

Hasil olah survei, Mochtar menerangkan, diketahui nama anggota dewan yang  sering turun ke masyarakat, bukan hanya mengandalkan pencitraan baik di televisi. Walaupun banyak anggota dewan yang sering menggunakan televisi untuk alat pencitraan.

Ruhut Sitompul, kata Mochtar, setiap hari muncul dan menyampaikan pendapat di televisi. Namun ia tidak masuk sebagai anggota dewan aspiratif.

Priyo sendiri, saat terjadi penolakan anggota komisi III terhadap Ruhut untuk memimpin komisi III, bersikap
demokratis dan aspiratif. Ia berani mengambil sikap dengan menampung aspirasi berbagai anggota komisi III dari Fraksi PPP, Hanura, PKS, Golkar yang menolak Ruhut menjadi ketua komisi III.

Anies Baswedan: Guru Indonesia perlu Diberdayakan

 

Hidayatullah.com--Manusia Indonesia ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk merubah wajah Indonesia. Ke depan, diyakini peran para pendidik atau guru akan semakin sentral untuk pendidikan Indonesia.
Demikian disampaikan Dr Anies Baswedan dalam acara IDEAFEST2013 di JCC, bertema dalam acara "A State of Indonesian Creative Conference” hari Sabtu, 28 September 2013, di Jakarta Convention Centre, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 37, Jakarta,  di mana Anies Baswedan menjadi salah satu pembicaranya.
"Saya melihat makin hari peran guru sangat sentral. Kami mempercayai betul kekuatan guru sebagai pengubah anak-anak didiknya," ujar Anis Sabtu (28/9/2013) kemarin.
"Kalau kita boleh katakan, pada gurulah kita titipkan persiapan masa depan republik ini. Betul-betul pada guru dan di sekolah-sekolah itu wajah masa depan kita,"tambahnya.
 Dengan kualitas guru yang seperti ini saja, hasilnya kita semua di sini. Please respect our teacher karena dengan guru ini saja sudah terjadi perubahan Indonesia seperti sekarang,"terangnya.
Meski demikian, Anies melihat ada masalah terhadap peran guru di Indonesia. Masalahnya terutama seputar kualitas guru dan distribusi guru untuk daerah-daerah di Indonesia.
Untuk itu, Anies menginginkan perlunya meningkatkan peran guru untuk ke depannya.
"Ke depan peran guru akan bergeser. Di banyak tempat kita mulai menyaksikan proses belajar tidak lagi mengandalkan guru sebagai sumber pengetahuan tapi guru sebagai fasilitator, guru sebagai teman, guru sebagai salah satu sumber yang merangsang munculnya motivasi untuk belajar. Jadi peran guru mengalami pergeseran,"harapnya.
Selain itu, Anies menekankan perlunya empowerment (pemberdayaan) bagi para guru. Yang tidak kalah penting, kata dia adalah menyambungkan tiap institusi pendidikan dengan sumber-sumber pengetahuan.
"Hari ini di Jakarta konektivitas sudah baik, tapi di luar itu, di luar kota besar apalagi di daerah-daerah relatif yang jauh dari pusat-pusat kemajuan, konektivitas adalah masalah besar. Ini tantangan kedua yang harus kita segera bereskan. Dimana kita bisa memainkan peran,"pungkasnya.*/kiriman Runni (Jakarta)
sumber: www.hidayatullah.com
DOWNLOAD MATERI SARASEHAN DAN DIALOG PENEGUHAN AMAL DENGAN ILMU SEPUTAR 'IDUL ADHA DI SINI .BAGI ANDA YANG INGIN MENGETAHUI KRETERIA HEWAN/DAGING YANG SEHAT DAN SAKIT SERTA MANFA'AT DAN MADLOROTNYA ANDA BISA MEN DOWNLOAD NYA DI SINI